Tutorial Photoshop: Cara Membuat Efek Foto Jadul (Menyambut Hari Kartini)

[Preview] Tutorial Photoshop – Cara Membuat Efek Foto Jadul (Menyambut Hari Kartini)
Belum lama ini, seorang teman yang bernama… hmm, mari kita panggil saja dia dengan sebutan Mawar, meminta saya mengedit foto selfie-nya dengan outfit kebaya. Katanya sih untuk menyambut Hari Kartini tanggal 21 April nanti. Sebagai teman yang baik dan tidak sombong, saya pun bersedia mengabulkan permintaannya itu. Mau minta editin sebanyak-banyaknya pun boleh, asal gak lebih dari satu. Janjinya, foto bakal dikirim via email. Deal!

Begitu email dibuka, alhamdulillah… pose fotonya gak ada nyangkut-nyangkutnya sama tema diskusi-dini-hari edisi Kartini sehari sebelumnya, seperti pura-pura nyatet di selembar kertas/buku pakai pena tinta bulu ayam, lengkap dengan aksesoris jadul macam botol tinta plus lampu teplok yang diletakkan di meja sebagai sumber penerangan.

Eh, ada! Ada satu yang nyangkut: kebaya. Nyangkut di becaknya Cak Man.

Masalahnya, foto ini bakal digunakan untuk menyambut Hari Kartini. Lha, kalo foto cuma pake kebaya doang, perempuan mana yang gak bakal kebayang pake kebaya ala-ala, yang penting mirip Yu Karti? Cak Man si tukang becak pun kalau boleh ikutan merayakan pasti bakal pake kebaya juga.

Artinya apa?

Artinya, konsep kebaya ini sudah terlalu stereotype. Atau bahasa gampangnya, biasa banget. Gak yunikh.

Kalo begitu, solusinya apa?

Yah, karena pose foto yang sebelumnya telah diskenariokan ternyata tidak sesuai harapan—ya harapan saya, ya harapan teman saya—maka mau gak mau, bayangan hasil akhir editan Photoshop ala lukisan Rembrandt yang di-mix sedikit nuansa zaskia dark gothic, terpaksa saya lupakan.*

*) Warning! Paragraf ini murni ditujukan untuk kepentingan sombong belaka. Padahal kalo dikasih pose sesuai harapan pun, skill editing Photoshop saya gak segitu canggihnya juga. Malah bisa dibilang pra cupu. Katrok. Kalau mau dipaksakan sih bisa. Bisa kacau beliau hasil editingnya. Demikian, terima gajih.

“Lha terus, (foto) ini mau dibikin apa?” tanya saya, bingung mikirin konsepnya.

“Editin aja biar warnanya lebih bagus. Biar OK kalo dijadiin foto profil.”

Sendiko dawuh, Ndoro Kanjeng Juragan!” menghaturkan sembah seraya menunduk berjongkok mundur, menjauh dari singgasana Sang Juragan.

Is okelah kalo beg-gitu. Oh, ya, karena saya tidak akan menjelaskan secara detil di mana posisi masing-masing tools berada berikut gambar langkah demi langkahnya, maka saya golongkan tutorial Photoshop ini ke level intermediate.

Tapi jangan khawatir, sebagai kompensasinya, link download file .PSD lengkap akan saya sertakan di akhir artikel ini. Jadi kalian bisa mempelajari bagaimana cara membuat efek foto yang akan kita bahas di artikel ini dengan lebih mudah.

Pose foto Mbak Mawar yang akan kita retouch kira-kira seperti ini:

[Menyambut Hari Kartini] Foto Original
Setelah melihat foto kiriman di atas, yang pertama terlintas di benak saya tentu saja tema jadul/klasik/vintage/old school/apalah namanya itu.

Kenapa tema editing Photoshop ini akhirnya saya pilih? Alasannya sederhana: karena semua elemen jadul telah tercakup dalam satu foto ini. Ya tempatnya. Ya perabotannya. Ya outfit-nya. Ya orangnya (eh!). Jadi tugas saya tinggal menguatkan atmosfernya saja.

Nah! Agar hasil akhirnya nanti sesuai dengan tema foto yang akan kita buat, tentu ada beberapa poin yang harus kita perhatikan dari karakteristik foto-foto jadul secara umum, seperti:

  • Biasanya pucat dan pudar. Cenderung matte/flat.
  • Sephia atau kekuningan.
  • Relatf terlihat sedikit blur atau out of focus. Catat ya: relatif. Artinya, tidak harus selalu seperti itu.
  • Kondisi fisik. Foto-foto tua yang disimpan terlalu lama cenderung mengalami kerusakan secara fisik, seperti; scratch, chafed, terbentuk spot, burned, grunged, sobek, terlipat, dan lain-lain.

Setelah kita mengenali beberapa karakteristik foto jadul di atas, langkah selanjutnya tentu saja menerapkannya langsung ke foto sumber kita di aplikasi Photoshop. Tapi sebelum itu, ada beberapa hal penting yang harus kalian perhatikan agar tutorial membuat foto jadul tema Kartini ini lebih mudah dipahami:

  • Pertama-tama kalian harus men-download terlebih dahulu file .PSD yang telah disediakan tautannya di akhir artikel ini.
  • Baca artikel ini paralel dengan praktek di Photoshop.
  • Pada file .PSD yang disertakan, seluruh layer sengaja saya non-aktifkan (kecuali layer Background). Jadi kalian bisa melihat perubahan yang terjadi dari setiap setting yang akan dilakukan di setiap layer.
  • Masing-masing poin (1-10) sengaja disusun hanya membahas satu layer saja. Biar gak bingung. Jadi, langkah 1 hanya membahas layer 1 saja. Langkah 2 hanya membahas layer 2 saja. Dan seterusnya.
  • Setelah langkah 1 sampai 10 selesai dipraktekkan, hapus semua layer (kecuali layer Background), kemudian ulangi seluruh prosesnya tanpa melihat tutorial ini.
  • Last but not least, tutorial ini menggunakan platform Photoshop CS5.

 

[Menyambut Hari Kartini] Hasil Akhir Retouch Photoshop

 

===============================================

Sekarang waktunya praktek.

SELAMAT BERSENANG-SENANG!

===============================================

Overview langkah demi langkah pengerjaan

Langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat efek blur atau out of focus:

  • Klik layer Background
  • Klik menu Filter – Blur – Gaussian Blur. Isi Radius dengan 0.3-0.5 pixels. Nilai Radius ini bersifat relatif, tergantung dari kondisi foto yang akan kita edit. Bisa lebih tinggi, juga bisa lebih rendah. Bahkan, kalau foto sumbernya terlalu blurry, pilihan filter Blur pun bisa kita ganti dengan filter Sharpen.

 

  1. Turunkan intensitas warna (buat foto tampak pucat)
  • Klik icon Create new fill or adjustment layer – Hue/Saturation
  • Isi angka Saturation: -47 dan Lightness: -9

 

  1. Memperkuat efek pucat dan kesan klasik
  • Klik icon Create new fill or adjustment layer – Selective Color
  • Pada warna-warna yang disebut, masukkan nilai berikut:

Yellows

Cyan: -7 | Magenta: 0 | Yellow: -5 | Black: +33

Blacks

Cyan: -7 | Magenta: 0 | Yellow: -5 | Black: -3

 

  1. Membuat efek blur atau out of focus
  • Klik layer nomor 2, kemudian tekan Ctrl+Shift+Alt+E (flatten image). Langkah ini akan menggabung seluruh layer menjadi satu—dengan membuat layer baru (layer nomor 3)—tanpa menghapus seluruh layer yang ada.
  • Klik layer nomor 3, kemudian klik menu Filter – Blur – Gaussian Blur. Isi Radius dengan 0.3 pixels. Nilai Radius di poin ketiga ini bisa ditambah sesuai selera, namun jangan sampai detil foto menjadi hilang.
  • Dengan kondisi layer nomor 3 masih aktif, klik icon Add layer
  • Klik Layer mask thumbnail yang baru dibuat, kemudian aktifkan Brush Tool. Pilih warna hitam dan atur Opacity: 23%. Kemudian sapukan Brush Tool tadi pada bagian orangnya saja. Tujuan masking ini adalah untuk membuat subjek tetap terlihat fokus, namun membiarkan area di sekelilingnya menjadi lebih blur.

 

  1. Membuat efek foto rusak/defect
  • Tambahkan file texture new_grunge_textures__freebie_by_asunder (sudah termasuk di dalam file .PSD yang diberikan) ke file kerja.
  • Ubah blending mode ke Soft Light, dan Opacity: 81%

 

  1. Idem
  • Klik Layer 4, kemudian tekan CTRL+J untuk meng-copy-paste (menjadi Layer 5).
  • Klik Layer 5, tekan CTRL+T – klik kanan – Rotate 1800 – geser ke atas sampai batas paling bawah, terlihat – tekan Enter.
  • Klik Layer 5, kemudian klik Add layer mask.
  • Klik Layer mask thumbnail yang baru dibuat, kemudian tekan CTRL+I untuk meng-invert warnanya menjadi hitam.
  • Aktifkan Brush Tool. Pilih warna putih dan atur Opacity: 45%. Kemudian sapukan Brush Tool tadi ke pada ¼ bagian bawah thumbnail. Tujuannya untuk membuka kembali bagian bawah Layer 5 yang tertutup warna hitam.
  • Kalau bingung, abaikan poin 5.

 

  1. Idem
  • Tambahkan file texture vintage-film-texture-21 (sudah termasuk di dalam file .PSD yang diberikan) ke file kerja.
  • Ubah blending mode ke Color Dodge, dan Opacity: 23%

 

  1. Idem
  • T ambahkan file texture texture_by_GreenMouthwash (sudah termasuk di dalam file .PSD yang diberikan) ke file kerja.
  • Ubah blending mode ke Color Dodge, dan Opacity: 17%

 

  1. Membuat foto terlihat lebih kontras
  • Klik layer 7
  • Klik icon Create new fill or adjustment layer – Gradient Map – pilih gradient hitam-putih
  • Ubah blending mode ke Overlay, dan Opacity: 65%

 

  1. Membuat warna foto terlihat lebih pucat/pudar
  • Klik layer 8
  • Klik icon Create new fill or adjustment layer – Hue/Saturation
  • Isi nilai Saturation: -63. Lightness: -9

 

  1. Mengurangi kontras warna hitam
  • Klik layer 9
  • Klik icon Create new fill or adjustment layer – Selective Color
  • Ubah nilai Opacity: 55%
  • Pada warna-warna yang disebut, masukkan nilai berikut:

Whites

Cyan: 0 | Magenta: 0 | Yellow: +9 | Black: +3

Blacks

Cyan: +3 | Magenta: 0 | Yellow: +9 | Black: -17

 

===============================================

Finish!

===============================================

Sampai di sini, mungkin ada yang bertanya, “Kenapa bagian Retro Matte gak dibahas?”

Alasannya ada dua;

  • Untuk menghasilkan Group Retro Matte ini kita harus menambahkan/menginstall Aesthetic Matte+Haze Actions terlebih dahulu ke dalam Photoshop. Masalahnya, Action ini tidak tersedia secara gratis alias berbayar (US$ 12).
  • Dengan atau tanpa adanya Group Retro Matte pada tutorial ini, tidak berpengaruh terlalu banyak terhadap hasil akhir. Jadi bisa diabaikan.

Akhirnya, demikianlah tutorial membuat efek foto jadul menggunakan aplikasi Photoshop kali ini. Bagi teman-teman sekalian yang masih merasa kesulitan, silahkan bertanya via kolom komentar yang tersedia. Selamat Hari Kartini. Semoga bermanfaat. [BEM]

Download: File Photoshop

Advertisements

2 thoughts on “Tutorial Photoshop: Cara Membuat Efek Foto Jadul (Menyambut Hari Kartini)”

  1. Kenapa namanya harus Mawar, sih? Kenapa gak “Lampu” aja? *Kanjeng ndoro putrinya ribet bin riwil*

    Mari kita lupakan soal => pura-pura nyatet di selembar kertas/buku pakai pena tinta bulu ayam, lengkap dengan aksesoris jadul macam botol tinta plus lampu teplok yang diletakkan di meja sebagai sumber penerangan.

    Karena kondisinya, habis dari mantenan langsung meluncur ke rumah makan. Jangankan bawa properti foto, bawa diri aja susah *jinjing2 jarik*

    Oiya, soal lampu teplok, sebenernya ada, tapi sudah tergantung di langit2 rumah. Ndak bisa diturunin soalnya sudah terhubung ke listrik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s